Suatu senja di akhir bulan
Dia merasakan sepi seperti yang lalu lalu
Dia ingin menghilang saja, rasanya.
Atau mungkin, sembunyi dari realita yang sanggup menjungkir balikkan pikirannya hingga mendekati batas kewarasan
Dia terseret ke masa :saat sesuatu miliknya masih ada
Dikumpulkannya ingatan sedih,bahagia,tangis, tawa , yang berakhir pada kehilangan.
Dan dia menangis sendirian, sejadi-jadinya.
Berulang Kali dia melakukannya, hingga, suatu hari ,ketika senja yang sepi itu datang lagi, dia datang membawa semua hati yang tersisa. Dibuatnya sebuah tanda, Yang bertuliskan : disini terpendam, sebuah penantian yang sia-sia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar