Karena kamu segalanya
Kamu adalah benci & rindu
Kamu adalah tangis dan tawa
Kamu adalah racun dan obat
Kamu adalah udara yang nafasku hirup
Kamu adalah pikiran yang memenuhi limbik otakku
Kamu....adalah aku
Namun hatiku sakit melihat kamu berbalik
memunggungiku, lalu menjauh ke titik terjauh dari yang aku pernah pikir sebelumnya
Dan sekarang...aku bukanlah aku
Tanpamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar